Cara Budidaya Ikan Nila

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ikan nila dan cara budidayanya.

Taukah kalian jika ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang bisa hidup di air payau?

Selengkapnya tentang jenis ikan air payau bisa kalian baca di fatasama.com

Mencoba menjalani bisnis budidaya ternak ikan dapat jadi alternatif usaha sampingan yang cukup menarik.

Tidak hanya keuntungan yang hendak diterima dapat menggapai puluhan juta rupiah, budidaya ikan pula mempunyai target pasar yang cukup luas, budidaya ikan nila misalnya.

Buat mengawali bisnis budidaya ternak ikan nila, kalian memerlukan sebagian panduan spesial, biar nantinya hasil panen melimpah.

Tanpa berlama- lama, mari ikuti langkah budidaya nya berikut ini:

Menyediakan Kolam yang Layak

Saat sebelum melaksanakan pembibitan, perihal awal yang wajib kalian jalani buat budidaya ternak ikan nila merupakan mempersiapkan kolam yang layak.

Mengingat habitat ikan nila di air tawar, tipe kolam yang sesuai buat budidaya ikan tersebut merupakan kolam tanah.

Membuat kolam tanah buat budidaya sesungguhnya lumayan gampang, pertama- tama kalian wajib mengeringkan dasar kolam tersebut sampai nampak berupa retak- retak.

Sehabis itu, jalani pembajakan kolam dengan kedalaman dekat 10 centimeter. Tujuannya sendiri buat mengangkut sampah- sampah yang biasa mengendap di dasar kolam.

Perhatikan pula tempat yang digunakan buat budidaya ternak ikan nila, dimana idealnya terletak pada ketinggian 300 hingga 600 dpl di kawasan dataran rendah dengan pH tanah dekat 6- 8.

Tidak cuma itu saja, kalian pula wajib membenarkan temperatur di kolam tersebut terletak diantara 25 sampai 30 derajat celcius.

Takaran air buat kolam budidaya ternak ikan nila pula tidak dapat sembarangan. Pengairan yang baik biasanya dicoba secara berkala dengan ketinggian dini dekat 10- 20 centimeter.

Setelah itu diamkan terlebih dulu sepanjang 7 hari sampai organisme kecil di dalam kolam berkembang sempurna.

Sehabis itu, barulah kolam dapat diisi kembali dengan takaran yang jauh lebih banyak, sampai menggapai ketinggian 75 centimeter.

Memilih Bibit Nila yang Berkualitas

Berakhir kolam terbuat, berikutnya yang butuh kalian persiapkan merupakan benih ikan.

Benih ikan nila yang baik umumnya mempunyai berat 30 gram, sempurna tanpa cacat raga, bercorak terang, dan lincah dalam bergerak serta masih berdahak.

Memilih benih ikan nila yang berkelamin jantan. Sebab perkembangan ikan nila jantan terbilang lebih cepatb 40% dibanding ikan nila betina.

Kalian dapat memperoleh benih ikan tersebut di toko ikan ataupun lewat online dengan kisaran harga dekat Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta lebih, cocok dengan tipe, dimensi, serta banyaknya benih ikan yang mau dibeli.

Penebaran Benih Ikan Nila

Sehabis benih didapat, langkah berikutnya dalam budidaya ternak ikan nila merupakan menebar benih ke dalam kolam.

Buat satu kolam ikan, umumnya cuma boleh diisi 15 hingga 20 ekor benih ikan nila dengan berat dekat 10- 20 gram saja.

Tetapi saat sebelum itu, coba jalani proses menyesuaikan diri terlebih dulu dengan menempatkan benih- benih ikan nila tersebut ke dalam wadah yang berisi air kolam.

Manfaatnya buat kurangi resiko stress serta kematian pada benih ikan.

Penebaran benih ikan nila pula mempunyai metode tertentu. Awal, turunkan kantong benih ikan nila ke dalam permukaan air kolam.

Setelah itu tunggu sampai dekat 30 menit, hingga temperatur di dalam kantong sama dengan area sekitar kolam.

Kemudian, bukalah tali pada kantong benih serta perkenankan temperatur yang terdapat didalam kantong keluar.

Terakhir, jangan kurang ingat buat memiringkan kantong serta perkenankan ikan tersebut keluar dengan sendirinya, sebab bila ikan bisa keluar sendiri, berarti temperatur air kolam serta air dalam kantong benih telah cocok buat keadaan budidaya ternak ikan nila ini.

Mengelola Air yang hendak Digunakan Untuk Budidaya

Buat mempunyai nila yang bermutu dari hasil budidaya ternak ikan nila ini, kita wajib mencermati kandungan- kandungan yang ada di dalam air yang hendak digunakan, mulai dari pH air, kandungan NH3, CO2, dan H2S.

Bagaikan contoh, bila kandungan oksigen yang ada pada kolam menyusut, perihal awal yang wajib kita jalani merupakan memesatkan perputaran air dengan metode memperbesar ataupun menaikkan debit air kolam.

Pada permasalahan lain, bila air kolam yang digunakan mulai berbau busuk, hingga kolam mungkin terindikasi memiliki NH3 ataupun yang biasa diucap amoniak serta H2S, jalur salah satunya yang wajib dicoba yakni lekas mengubah air yang terdapat di kolam.

( Baca Pula: Inspirasi Bisnis Kuliner Kekinian dengan Untung Besar)

Pemberian dan Pengelolaan Pakan

Sepanjang proses budidaya ternak ikan nila ini, pemberian serta pengelolaan pakan buat ikan nila ialah perihal yang sangat pokok, sebab bayaran buat pakan jauh lebih besar dibanding bayaran lain yang dibutuhkan sepanjang proses budidaya.

Tetapi, ikan nila sesungguhnya cuma memerlukan pakan kira- kira 3% dari bobot badannya tiap hari.

Pemakaian pelet dengan kandungan protein pada kisaran 20- 30% dinilai lumayan buat pakan ikan nila ini.

Pemberian pakan pula cuma dicoba dikala pagi serta sore hari. Jangan kurang ingat buat melaksanakan pengukuran berat tubuh pada ikan nila tiap 2 minggu sekali dengan memakai satu ekor ikan nila bagaikan ilustrasi. Perihal ini bertujuan buat mengenali serta bisa melaksanakan penyesuai jumlah pakan yang wajib diberikan pada ikan nila tersebut.

Lalu, gimana metode menghitung jumlah pakan yang diperlukan sepanjang proses budidaya ternak ikan nila ini? Bagaikan contoh, apabila dalam satu kolam ada 3500 ekor dengan berat diantara 12- 18 gr/ ekor, hingga rata- rata bobot masing- masing ikan nila bisa kita hitung dengan meningkatkan berat sangat minimum serta berat sangat maksimum( dalam contoh ini, hingga kita meningkatkan 12+18) kemudian kita untuk 2, hasil yang hendak kita miliki merupakan 15 gr/ ekor.

Hasil tersebut merupakan rata- rata bobot ikan nila dalam kolam. Sehingga, perhitungan pakan buat ikan nila yaitu

15 x 3500 x 3%= 1575 gr ataupun setara 1, 575kg

Ikan Nila Siap Dipanen

Sehabis melewati bermacam sesi serta waktu yang bermacam- macam cocok kebutuhan pasar, pemanenan ikan nila kesimpulannya bisa dicoba.

Apabila budidaya ternak ikan nila ini dibesarkan buat dijual di pasar- pasar dekat ataupun dalam negeri, hingga bobot ikan nila yang wajib dicapai pemanen umumnya 300- 500 gr/ ekor dengan waktu pembudidayaan sepanjang 4 sampai 6 bulan.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*